Buddha
science without religion is lame, religion without science is blind


Penganut Buddha tidak menganggap Siddharta Gautama sebagai sang hyang Buddha pertama atau terakhir. Secara teknis, Buddha, seseorang yang menemukan Dharma (yang bermaksud: Kebenaran; perkara yang sebenarnya, akal budi, kesulitan keadaan manusia, dan jalan benar kepada kemerdekaan (roh) melalui Kesadaran, datang selepas karma yang bagus (tujuan) dikekalkan seimbang dan semua tindakan buruk tidak mahir ditinggalkan.
Buddhism is a set of teachings often described as a religion. However, some definitions of religion would exclude it, or some forms of it. One point of view says it is a body of philosophies influenced by the teachings of Siddhartha Gautama, known as Gautama Buddha. Another point of view says it is teachings to guide one to directly experiencing reality. Many recent scholars regard it as a plurality rather than a single entity. Buddhism is also known as Buddha Dharma or Dhamma, which means roughly the "teachings of the Awakened One" in Sanskrit and Pali, languages of ancient Buddhist texts. Buddhism began around the 5th century BCE with the teachings of Siddhartha Gautama, hereafter referred to as "the Buddha".


 

Buddha bersabda  "segala keadaan adalah hasil dari apa yang kita pikirkan, ditentukan oleh pikiran kita dan dijadikan oleh pikiran kita. Pikiran diibaratkan majikan. Kalau kita berpikir, berbicara atau berbuat dengan pikiran jahat, maka hasilnya adalah penderitaan, bagaikan roda pedati yang selalu mengikuti jejak kaki lembut yang menariknya"

The Religion of the future will be a cosmic religion. It should Transcend a personal sod and avoid dogmas and theology. Covering both the natural and the spiritual, it should be based on a religious sense arising from the experience of all things, natural and spiritual, as a meaningful unity. Buddhism answers this description. Albert Einstein.